jump to navigation

Konstruksi Sarana Internet PSBG di Jawa Tengah 29 October 2010

Posted by Carwoto in Jaringan Komputer, Komputer, Pendidikan.
trackback

Hingga saat ini, sebanyak 17 PSBG (Pusat Sumber Belajar Gugus) mitra Program DBE 2-USAID yang tersebar di 17 kecamatan di 9 kabupaten di Jawa Tengah telah dilengkapi koneksi Internet. Proses pembangunan infrastrukstur Internet terlsebut dilaksanakan dalam dua periode. Pekerjaan periode pertama sebagai pilot dilaksanakan pada akhir tahun 2009 di 4 PSBG, sedangkan pengerjaan 13 PSBG lainnya dilasanakan di akhir tahun 2010 ini, tepatnya dari bulan September sampai dengan Oktober. Bagaimana konstruksi jaringan Internet yang sebagian besar berada di daerah pedesaan tersebut?.

Perangkat Penerima Koneksi Internet dari ISP

Karena sebagian besar lokasi PSBG tersebut berada di daerah pedesaan dimana belum banyak infrastruktur telepon kabel, maka sebagian besar koneksi Internet tersebut menggunakan jenis WiFi, tanpa kabel. Hanya dua lokasi PSBG yang terhubung ke Internet menggunakan sambungan Telkom Speedy. Di 15 PSBG lainnya, sambungan Internet diperoleh dari Internet Service Provider (ISP) terdekat menggunakan Antena yang terpasang di tower segitiga (triangle tower) dengan ketinggian 16 sampai 32 meter.

Sharing Internet di PSBG

Koneksi Internet yang masuk ke ruang PSBG kemudian dibagipakai (di-share) untuk sejumlah komputer yang dimiliki PSBG, sekitar 8-12 komputer. Selain itu, disediakan perangkat akses point untuk menyediakan area Internet hotpot bagi ruang PSBG dan area di sekitar ruang PSBG. Dengan struktur seperti ini, maka pemakai laptop di PSBG juga dapat mengakses Internet menggunakan koneksi WiFi. Bahkan di 4 lokasi PSBG, sambungan Internet yang dimiliki PSBG juga dipancarkan ke antena penerima wajanbolic  yang berada di sejumlah sekolah.

Kebutuhan Perangkat Jaringan

Dari struktur yang disampaikan di atas, maka kebutuhan perangkat (selain komputer) untuk membangun infrastruktur Internet di PSBG yang mendapat sambungan Internet dari ISP menggunakan sistem tanpa kabel (wireless) dapat dirinci sebagai berikut:

Peralatan di PSBG:

  • Antena Penerima (Grid)
  • Triangle tower
  • Perangkat pentanahan/grounding: arester, kawat saluran, logam pentanahan, pipa PVC
  • Router
  • POE (Power Over Ethernet)
  • Swith Hub 16 port, sisa portnya sebagai cadangan
  • Kabel UTP + konektor RJ 45
  • Rel kabel
  • LAN Card
  • Wireless Access Point
  • Antena pemancar ke sekolah (Omni)

Peralatan di sekolah :

  • Antena Wajanbolic
  • Pipa besi sebagai tiang antena wajanbolik.

Infrastruktur Internet yang ada di PSBG tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para guru, siswa dan warga gugus lainnya untuk kepentingan pembelajaran, pendidikan, pelatihan, sarana pertukaran informasi dan publikasi, serta pemanfaatan positif lainnya di bidang pendidikan.

Advertisement

Comments»

1. sugeng wahyudi - 23 December 2010

PSBG mana saja yang sudah bisa diakses dengan wajanbolik. Kenapa tidak semua PSBG dibuat seperti itu?. Saya yakin pihak sekolah juga membutuhkan koneksi internet.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.