jump to navigation

Pengalaman Coaching dalam Pembelajaran Aktif Berbasis TIK 10 June 2009

Posted by Carwoto in Pendidikan, Pengalaman.
Tags: , , ,
trackback

Foto 1. Menyajikan materi Penyusunan RPP dengan Metode Backward Design

Tulisan ini merupakan rekaman aktivitas saya bersama rekan-rekan kerja dan guru dampingan yang telah dilaksanakan selama kurang lebih tiga bulan, mulai bulan April-Juni 2009. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pengembangan profesional guru ini dibiayai oleh sebuah NGO melalui projek desentraliasi pendidikan dasar. Cerita pengalaman yang akan saya paparkan ini berdasarkan kegiatan pendampingan (coaching) yang berlokasi di sebuah sekolah di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari tugas kursus Strategi dan Teknik Pendampingan Berbasis Sekolah.

Workshop Pembelajaran Aktif dengan Model Kelas Satu Komputer

Kegaiatan pendampingan berbasis sekolah yang saya laksanakan ini didahului dengan workshop pengembangan pembelajaran aktif dengan meodel kelas satu komputer. Setelah dibuka dengan sambutan dari Kepala UPT Dikdas Kecamatan, saya memberikan kata pengantar. Seperti pada pelatihan pada umumnya, saya menyampaikan hal-hal pokok seperti tujuan workshop, syarat-syarat dan ketentuan workshop, serta kontak pelatihan. Pada tahap workshop itu sendiri, saya kebagian menyampaikan materi Teknik Penyusunan RPP dengan Metode backward Design. Di sinilah biasanya diskusi antar kelompok peserta cukup seru, yaitu ketika mengomentari skenario pembelajaran kelompok lain. Metode backward design sebetulnya membimbing guru menyusun RPP supaya tetap sesuai dengan korido standar komptensi dan kompetensi dasarnya. Namun bagi guru yang tidak terbiasa menggunakan metode ini sering mengalami banyak kesulitan.

Foto 2. Memberi sambutan pengantar pelatihan pada acara One Day Workshop : Active Learning with One Computer-Classroom Models


Pendampingan Pembuatan Rencana Pelaksanaan Pelajaran (RPP)

Setelah menempuh perjalanan dari Semarang dan bergelut dengan kemacetan di beberapa ruas jalan, setiap kedatangan kami (saya dan Ibu Fitria Hima Mahligai) disambut dengan sapaan dan jabat tangan hangat oleh guru-guru, kepala sekolah, serang pengawas sekolah, serta murid-murid di sekolah dampingan. Kegiatan dalam rangka pendampingan pengembangan pembelajaran aktif dengan perangkat TIK dalam rangka penyusunan RPP memakan waktu hinga tiga kali tatap muka. Biasanya, kegiatan mentoring diisi dengan diskusi permasalahan dan kendala yang dihadapi terkait dengan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dilakukan oleh guru. Di saat inilah saya merasa bahwa diantara pengetahuan mengenai ICT yang saya miliki menjadi berguna. Tantangannya adalah bagaimana pemanfaatan ICT tersebut akan mendukung atau meningkatkan kualitas pembelajaran. Saya mencoba untuk tidak “menggurui” guru, melainkan mendorong para guru untuk menemukan sendiri masalahnya, kemudian mencari solusinya dengan bantuan minimum dari saya. Inilah tantangan sekaligus latihan pengendalian diri dalam rangka menjadi “fasilitator yang baik”.

Foto 3. Diskusi bersama guru, membahas RPP

Simulasi Implementasi RPP

Yang tak kalah menantang pada kegiatan pendampingan ini adalah Simulasi RPP buatan guru. Saya berkesempatan mengikuti simulasi RPP buatan Bapak sumarno, dengan pokok bahasan Olah Raga Permainan Menggunakan Bola Besar (Sepak Bola) dan simulasi RPP buatan Ibu Ardiani. Ketika kegiatan simulasi RPP, saya dan rekan saya (Ibu Fitria), beserta guru-guru lainnya (selain guru yang bertindak sebagai “guru”) “didapuk” menjadi siswa. Sambil melaksanakan kegiatan simulai pembelajaran sesuai instruksi guru, saya mencermati proses pembelajaran yang berlangsung. Oh ya, tulisan saya mengenai pelaksanaan simulasi RPP ini juga dapat Anda baca di blog Apakabar PSBG. Salah satu contoh implementasi RPP yang dirancang oleh guru dampingan dapat dilihat pada video klip di bawah ini.

Video: Implementasi RPP oleh Bp. Sumarno, Guru SD Genting 2, Mata Pelajaran Olah Raga Kelas VI.

Pemberian Umpan Balik

Foto 4. Mengajar bersama guru (team teaching) mengimplementasikan RPP

Pemberian umpan balik dilaksanakan terhadap beberapa aktivitas guru dampingan. Utamanya umpan balik diberikan terhadap rancangan RPP, hasil proses simulasi, dan berdasarkan hasil implementasi RPP. Ketika sesi umpan balik setelah kegiatan simulasi, sebagian besar peserta simulasi memberikan umpan balik guru yang melaksanakan simulasi tersebut. Di saat inilah banyak guru dampingan memberikan masukan-masukan yang menurut saya sangat bagus. Sesuatu yang sangat menggebirakan hati saya. Mengapa menggembirakan? Berdasarkan apa yang disampaikan pada tatap muka pendampingan pertama, awalnya para guru tersebut sangat pesimis dapat menyusun RPP untuk pembelajaran aktif berbasis TIK. Kenyataannya, sekarang wawasan mereka sudah sangat terbuka. Inilah salah satu hal yang membuat saya tambah bersemangat untuk bekerja sama dengan para guru dampingan.

Foto 5. Memfasilitasi pemberian umpan balik

Sungguh! Kegiatan pengembangan profesionalisme guru dengan pendampingan berbasis sekolah menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Terima kasih semua rekan guru dampingan.

Advertisement

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.